The Role of Peer Counseling Services in Addressing Juvenile Delinquency among High School Students

Authors

DOI:

https://doi.org/10.64420/ijcp.v2i1.186

Keywords:

Juvenile delinquency, Peer counseling, High School Students

Abstract

Background: Student delinquency is a persistent issue that affects the learning environment and overall student development. It can disrupt academic progress, harm peer relationships, and contribute to long-term behavioral problems. Objective: This study aims to investigate the influence of peer counseling on student delinquency. Specifically, it seeks to determine whether peer-based interventions can serve as an effective strategy for reducing delinquent behavior among high school students. Method: A correlational research design was employed at SMA Kartika I-2 Medan in 2022, with a sample of 40 students. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through statistical methods to examine the relationship between peer counseling and student delinquency. Results: The results revealed that peer counseling does not have a significant impact on reducing student delinquency. Instead, other influential factors were identified, including the family environment, school climate, personal motivation, and broader social conditions. Conclusion: The study concludes that peer counseling alone is insufficient as an intervention for addressing student delinquency. More comprehensive strategies are required to tackle the root causes of delinquent behavior. Originality/Value: This study provides a valuable empirical contribution to the fields of educational psychology, school guidance and counseling, and adolescent behavioral intervention by uncovering the insufficiency of peer counseling as a standalone intervention and highlighting the critical influence of family dynamics, school climate, and personal motivation regarding student delinquency reduction within the context of secondary education at SMA Kartika I-2 Medan, a dynamic that has previously received limited critical evaluation. These findings enrich existing empirical evidence and serve as a strategic reference for school counselors, educators, school psychologists, and educational policymakers in designing multifaceted behavioral intervention programs, reevaluating peer led support systems, and fostering collaborative family school prevention strategies.

References

Anggita, A. D., Purnamasari, I., & Rais, R. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Menyimpang Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Sd Negeri Pleburan 03 Semarang. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS Dan PKN, 6(1), 1-5. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/harmony/article/view/43951

Anggreni, D. P. D., & Rudiarta, I. W. (2022). Pengaruh teman sebaya terhadap motivasi belajar Agama Hindu perspektif teori belajar sosial. Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(02), 142-151. https://doi.org/10.53977/ps.v1i02.353

Aprihastanto, A. (2012). Hubungan Antara Interaksi Sosial dalam Kelompok Teman Sebaya dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Sebelas Maret, 1(2), 117614. https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/pap/article/view/4058

Astuti, D. R. (2018). Hubungan Antara Konformitas Teman Sebaya Dengan Perilaku Merokok. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(1), 74-80. http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i1.4530

Azizah, N. A., Adhani, A. S. H., Hidayatullah, R., & Zuhro’Fitriana, A. Q. (2023). Penerapan Manajemen Konflik Dalam Mengurangi Kenakalan Remaja Di SMK Negeri 1 Glagah Banyuwangi. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 1(2), 223-231. https://doi.org/10.47233/jishs.v1i2.718

Dongoran, D., & Boiliu, F. M. (2020). Pergaulan teman sebaya dalam pembentukan konsep diri siswa. Jurnal Educatio FKIP Unma, 6(2), 381-388. https://doi.org/10.31949/educatio.v6i2.560

Falah, I. F. (2014). Model pembelajaran tutorial sebaya: telaah teoritik. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, 12(2), 175-186. http://jurnal.upi.edu/taklim/view/3035/model--pembelajaran-tutorial-sebaya:--telaah-teoritik.html

Follona, W., Raksanagara, A. S., & Purwara, B. H. (2014). Perbedaan Pendidikan Kelompok Sebaya tentang Pendewasaan Usia Perkawinan di Perkotaan dan Perdesaan. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 9(2), 157-163. http://dx.doi.org/10.21109/kesmas.v9i2.518

Kurniawan, Y., & Sudrajat, A. (2017). Peran teman sebaya dalam pembentukan karakter siswa mts (madrasah tsanawiyah). SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 14(2). https://doi.org/10.21831/socia.v14i2.17641

Hidayati, N. W. (2016). Hubungan harga diri dan konformitas teman sebaya dengan kenakalan remaja. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 1(2). http://i-rpp.com/index.php/jpp/article/view/371/371371371

Gularso, D., & Indrianawati, M. (2022). Kenakalan siswa di sekolah dasar. Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 6(1), 14-23. https://doi.org/10.30738/tc.v6i1.12205

Ibrahim, A., Alang, A. H., Madi, B., & Ahmad, M. A. Darmawati.(2018). Metodologi Penelitian, 148. Gunadarma Ilmu, Samata-Gowa.

Iskandar, I., & Rahmayanti, R. (2018). Pengaruh gaya hidup, kelompok teman sebaya, dan literasi ekonomi terhadap perilaku konsumsi. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 9(2), 93-104. https://doi.org/10.17509/jimb.v9i2.19749

Kornienko, O., Santos, C. E., Martin, C. L., & Granger, K. L. (2016). Peer influence on gender identity development in adolescence. Developmental psychology, 52(10), 1578. https://psycnet.apa.org/record/2016-42156-001

Korir, D. K., & Kipkemboi, F. (2014). The impact of school environment and peer influences on students’ academic performance in Vihiga County, Kenya. International Journal of Humanities and Social Science, 4(5). http://www.ijhssnet.com/journals/Vol_4_No_5_1_March_2014/29.pdf

Laursen, B. (2005). “Bimbingan dan Konseling (Studi dan Karir)”. Yogyakarta: Andi Offset

Laursen, B., & Veenstra, R. (2023). In defense of peer influence: The unheralded benefits of conformity. Child Development Perspectives, 17(1), 74-80. https://srcd.onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/cdep.12477

Marliah, A., Nazaruddin, M., & Akmal, M. (2020). Penerapan Pendidikan Karakter dalam Mengurangi Perilaku Menyimpang Siswa di SMA Negeri 2 Lhokseumawe. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 1(1), 23-44. https://ojs.unimal.ac.id/jspm/article/view/3020

Marlynda, L. (2017). Upaya guru bimbingan konseling dalam mengatasi perilaku menyimpang berpacaran siswa. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 3(1), 40-57. http://dx.doi.org/10.22373/je.v3i1.1413

Mawardah, M., & Adiyanti, M. G. (2014). Regulasi emosi dan kelompok teman sebaya pelaku cyberbullying. Jurnal psikologi, 41(1), 60-73. https://journal.ugm.ac.id/index.php/jpsi/article/view/6958

Nisrima, S., Yunus, M., & Hayati, E. (2016). Pembinaan perilaku sosial remaja penghuni yayasan islam media kasih kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan, 1(1). https://jim.usk.ac.id/pendidikan-kewarganegaraan/article/view/483

Nuryani, N., & Paramata, Y. (2018). Intervensi Pendidik Sebaya Meningkatkan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Gizi Seimbang pada Remaja di MTsN Model Limboto. Indonesian Journal of Human Nutrition, 5(2), 96-112. https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2018.005.02.4

Pardede, L., Siahaan, N. Y. S., Siahaan, M. M., & Wati, M. P. (2023). Peran Guru Pancasila Dan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Mencegah Kenakalan Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Siempat Nempu. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 11268-11278. https://doi.org/10.31004/innovative.v3i2.1403

Permata, J. T., & Nasution, F. Z. (2022). Perilaku Bullying Terhadap Teman Sebaya Pada Remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), Page: 614–620. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i2.83

Prasasti, S. (2017). Kenakalan remaja dan faktor penyebabnya. In Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling (Vol. 1, No. 1, pp. 28-45). http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SNBK/article/view/110

Qolbiyyah, S. (2017). Kenakalan Remaja (Analisis Tentang Faktor Penyebab Dan‎ Solusinya Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam)‎. Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial Dan Budaya, 2(1), 493-512. http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/sumbula/article/view/2984/2198

Rahmayanthi, R. (2017). Konformitas teman sebaya dalam perspektif multikultural. JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling (JOMSIGN), 1(1), 71-82. https://ejournal.upi.edu/index.php/JOMSIGN

Rosyidah, F. N., & Nurdin, M. F. (2018). Perilaku menyimpang: media sosial sebagai ruang baru dalam tindak pelecehan seksual remaja. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 2(2), 38-48. https://jurnal.unpad.ac.id/sosioglobal/article/download/17200/pdf

Risal, H. G., & Alam, F. A. (2021). Upaya Meningkatkan Hubungan Sosial Antar Teman Sebaya Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Di Sekolah. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 1(1), 1-10. https://jurnal.stkipmb.ac.id/index.php/jubikops/article/view/149

Sahertian, P. (2020). Lingkungan Keluarga, Lingkungan Sosial dan Pergaulan Teman Sebaya terhadap Hasil Belajar. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS, 14(1), 7-14. https://doi.org/10.21067/jppi.v14i1.4765

Sa’idah, N. K., Fajriyah, K., & Cahyadi, F. (2019). Studi kasus perilaku menyimpang siswa di SD Negeri Gayamsari 01. Indonesian Journal Of Educational Research and Review, 2(2), 117-124. https://doi.org/10.23887/ijerr.v2i2.17332

Santrock. J. W. (2007). Perkembangan anak jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Sartika, M., & Yandri, H. (2019). Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap konformitas teman sebaya. Indonesian Journal of Counseling and Development, 1(1), 9-17. https://doi.org/10.32939/ijcd.v1i1.351

Sulfemi, W. B., & Yasita, O. (2020). Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Perilaku Bullying. Jurnal Pendidikan, 21(2), 133-147. https://doi.org/10.33830/jp.v21i2.951.2020

Tamara, R. M. (2016). Peranan lingkungan sosial terhadap pembentukan sikap peduli lingkungan peserta didik di SMA Negeri Kabupaten Cianjur. Jurnal Geografi Gea, 16(1), 44-55. https://doi.org/10.17509/gea.v16i1.3467

Utami, D. T. (2018). Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 39-50. https://doi.org/10.25299/ge.2018.vol1(1).2258

Utomo, P., & Pahlevi, R. (2022). Peran Teman Sebaya sebagai Moderator Pembentukan Karakter Anak: Systematic Literature Review. INSPIRATIF: Journal of Educational Psychology, 1(1), 1-8. http://jurnal.yoii.ac.id/index.php/inspiratif/article/view/35

Wahyuni, N. S. (2016). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kemampuan bersosialisasi pada siswa smk negeri 3 medan. Jurnal Diversita, 2(2). https://www.ojs.uma.ac.id/index.php/diversita/article/view/512

Yanti, Y., & Marimin, M. (2017). Pengaruh Motivasi, Lingkungan Keluarga, Dan Teman Sebaya Terhadap Kedisiplinan Siswa. Economic Education Analysis Journal, 6(2), 329-338. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj/article/view/16422

Yaqin, M. A. (2016). Pendidikan Agama Islam Dan Penanggulangan Kenakalan Siswa (Studi Kasus MTs Hasanah Surabaya). Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 4(2), 293-314. https://doi.org/10.15642/jpai.2016.4.2.293-314

Yuniati, A., Suyahmo, S., & Juhadi, J. (2017). Perilaku Menyimpang dan Tindak Kekerasan Siswa SMP di Kota Pekalongan. Journal of Educational Social Studies, 6(1), 1-6. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess/article/view/16249

Downloads

Published

2025-04-28

How to Cite

Yunita, Y., & Uda, P. A. S. . (2025). The Role of Peer Counseling Services in Addressing Juvenile Delinquency among High School Students. International Journal of Counseling and Psychotherapy, 2(1), 11–20. https://doi.org/10.64420/ijcp.v2i1.186